Biografi Pangeran Diponegoro
Pangeran Diponegoro (lahir di Yogyakarta, 11 November 1785 - meninggal di Makassar, Sulawesi Selatan, 8 Januari 1855 pada umur 69 tahun) adalah salah seorang pahlawan nasional Republik Indonesia. Makamnya berada di Makassar.
Asal-usul Diponegoro
Diponegoro adalah putra sulung Hamengkubuwana III, seorang raja Mataram di Yogyakarta. Lahir pada tanggal 11 November 1785 di Yogyakarta dari seorang garwa ampeyan (selir) bernama R.A. Mangkarawati, yaitu seorang garwa ampeyan (istri non permaisuri) yang berasal dari Pacitan. Pangeran Diponegoro bernama kecil Raden Mas Mustahar, lalu diubah namanya oleh Hamengkubuwono II tahun 1805 menjadi Bendoro Raden Mas Antawirya.
Menyadari kedudukannya sebagai putra seorang selir, Diponegoro menolak keinginan ayahnya, Sultan Hamengkubuwana III, untuk mengangkatnya menjadi raja. Ia menolak mengingat ibunya bukanlah permaisuri. Mempunyai 3 orang istri, yaitu: Bendara Raden Ayu Antawirya, Raden Ayu Ratnaningsih, & Raden Ayu Ratnaningrum.
Diponegoro lebih tertarik pada kehidupan keagamaan dan merakyat sehingga ia lebih suka tinggal di Tegalrejo tempat tinggal eyang buyut putrinya, permaisuri dari HB I Ratu Ageng Tegalrejo daripada di keraton. Pemberontakannya terhadap keraton dimulai sejak kepemimpinan Hamengkubuwana V (1822) dimana Diponegoro menjadi salah satu anggota perwalian yang mendampingi Hamengkubuwana V yang baru berusia 3 tahun, sedangkan pemerintahan sehari-hari dipegang oleh Patih Danurejo bersama Residen Belanda. Cara perwalian seperti itu tidak disetujui Diponegoro.
Riwayat perjuangan
Perang Diponegoro berawal ketika pihak Belanda memasang patok di tanah milik Diponegoro di desa Tegalrejo. Saat itu, beliau memang sudah muak dengan kelakuan Belanda yang tidak menghargai adat istiadat setempat dan sangat mengeksploitasi rakyat dengan pembebanan pajak.
Sikap Diponegoro yang menentang Belanda secara terbuka, mendapat simpati dan dukungan rakyat. Atas saran Pangeran Mangkubumi, pamannya, Diponegoro menyingkir dari Tegalrejo, dan membuat markas di sebuah goa yang bernama Goa Selarong. Saat itu, Diponegoro menyatakan bahwa perlawanannya adalah perang sabil, perlawanan menghadapi kaum kafir. Semangat "perang sabil" yang dikobarkan Diponegoro membawa pengaruh luas hingga ke wilayah Pacitan dan Kedu. Salah seorang tokoh agama di Surakarta, Kyai Maja, ikut bergabung dengan pasukan Diponegoro di Goa Selarong.
Selama perang ini kerugian pihak Belanda tidak kurang dari 15.000 tentara dan 20 juta gulden.
Berbagai cara terus diupayakan Belanda untuk menangkap Diponegoro. Bahkan sayembara pun dipergunakan. Hadiah 50.000 Gulden diberikan kepada siapa saja yang bisa menangkap Diponegoro. Sampai akhirnya Diponegoro ditangkap pada 1830.
Penangkapan dan pengasingan
16 Februari 1830 Pangeran Diponegoro dan Kolonel Cleerens bertemu di Remo Kamal, Bagelen (sekarang masuk wilayah Purworejo). Cleerens mengusulkan agar Kanjeng Pangeran dan pengikutnya berdiam dulu di Menoreh sambil menunggu kedatangan Letnan Gubernur Jenderal Markus de Kock dari Batavia.
28 Maret 1830 Diponegoro menemui Jenderal de Kock di Magelang. De Kock memaksa mengadakan perundingan dan mendesak Diponegoro agar menghentikan perang. Permintaan itu ditolak Diponegoro. Tetapi Belanda telah menyiapkan penyergapan dengan teliti. Hari itu juga Diponegoro ditangkap dan diasingkan ke Ungaran, kemudian dibawa ke Gedung Karesidenan Semarang, dan langsung ke Batavia menggunakan kapal Pollux pada 5 April.
11 April 1830 sampai di Batavia dan ditawan di Stadhuis (sekarang gedung Museum Fatahillah). Sambil menunggu keputusan penyelesaian dari Gubernur Jenderal Van den Bosch.
30 April 1830 keputusan pun keluar. Pangeran Diponegoro, Raden Ayu Retnaningsih, Tumenggung Diposono dan istri, serta para pengikut lainnya seperti Mertoleksono, Banteng Wereng, dan Nyai Sotaruno akan dibuang ke Manado.
3 Mei 1830 Diponegoro dan rombongan diberangkatkan dengan kapal Pollux ke Manado dan ditawan di benteng Amsterdam.
1834 dipindahkan ke benteng Rotterdam di Makassar, Sulawesi Selatan.
8 Januari 1855 Diponegoro wafat dan dimakamkan di kampung Jawa Makassar.
Lokasi makam Pangeran Diponegoro di Makassar, Sulawesi Selatan.
Dalam perjuangannya, Pangeran Diponegoro dibantu oleh puteranya bernama Bagus Singlon atau Ki Sodewo. Ki Sodewo melakukan peperangan di wilayah Kulon Progo dan Bagelen.
Bagus Singlon atau Ki Sodewo adalah Putera Pangeran Diponegoro dengan Raden Ayu Citrowati Puteri Bupati Madiun Raden Ronggo. Raden Ayu Citrowati adalah saudara satu ayah lain ibu dengan Sentot Prawiro Dirjo. Nama Raden Mas Singlon atau Bagus Singlon atau Ki Sodewo snediri telah masuk dalam daftar silsilah yang dikeluarkan oleh Tepas Darah Dalem Keraton Yogyakarta.
Perjuangan Ki Sodewo untuk mendampingi ayahnya dilandasi rasa dendam pada kematian eyangnya (Ronggo) dan ibundanya ketika Raden Ronggo dipaksa menyerah karena memberontak kepada Belanda. Melalui tangan-tangan pangeran Mataram yang sudah dikendalikan oleh Patih Danurejo, maka Raden Ronggo dapat ditaklukkan. Ki Sodewo kecil dan Sentot bersama keluarga bupati Madiun lalu diserahkan ke Keraton sebagai barang bukti suksesnya penyerbuan.
Ki Sodewo yang masih bayi lalu diambil oleh Pangeran Diponegoro lalu dititipkan pada sahabatnya bernama Ki Tembi. Ki Tembi lalu membawanya pergi dan selalu berpindah-pindah tempat agar keberadaannya tidak tercium oleh Belanda. Belanda sendiri pada saat itu sangat membenci anak turun Raden Ronggo yang sejak dulu terkenal sebagai penentang Belanda. Atas kehendak Pangeran Diponegoro, bayi tersebut diberi nama Singlon yang artinya penyamaran.
Keturunan Ki Sodewo saat ini banyak tinggal di bekas kantung-kantung perjuangan Ki Sodewo pada saat itu dengan bermacam macam profesi. Dengan restu para sesepuh dan dimotori oleh keturunan ke 7 Pangeran Diponegoro yang bernama Raden Roni Muryanto, Keturunan Ki Sodewo membentuk sebuah paguyuban dengan nama Paguyuban Trah Sodewo.
Setidaknya Pangeran Diponegoro mempunyai 17 putra dan 5 orang putri, yang semuanya kini hidup tersebar di seluruh Indonesia, termasuk Jawa, Sulawesi & Maluku.
Adni laisma
Kamis, 08 September 2011
Selasa, 06 September 2011
pahlawan nasiona-PKN
Teuku Umar. Ia dilahirkan pada tahun 1854 (tanggal dan bulannya tidak tercatat) di Meulaboh, Aceh Barat, Indonesia. Ia merupakan salah seorang pahlawan nasional yang pernah memimpin perang gerilya di Aceh sejak tahun 1873 hingga tahun 1899. Kakek Teuku Umar adalah keturunan Minangkabau, yaitu Datuk Makdum Sati yang pernah berjasa terhadap Sultan Aceh. Datuk Makdum Sati mempunyai dua orang putra, yaitu Nantan Setia dan Achmad Mahmud. Teuku Achmad Mahmud merupakan bapak Teuku Umar.
Ketika perang aceh meletus pada 1873 Teuku Umar ikut serta berjuang bersama pejuang-pejuang Aceh lainnya, padahal umurnya baru menginjak19 tahun. Mulanya ia berjuang di kampungnya sendiri yang kemudian dilanjukan ke Aceh Barat. Pada umur ini, Teuku Umar juga sudah diangkat sebagai keuchik (kepala desa) di daerah Daya Meulaboh.
Kepribadiaan Teuku Umar sejak kecil dikenal sebagai anak yang cerdas, pemberani, dan kadang suka berkelahi dengan teman-teman sebayanya. Ia juga memiliki sifat yang keras dan pantang menyerah dalam menghadapi segala persoalan. Teuku Umar tidak pernah mendapakan pendidikan formal. Meski demikian, ia mampu menjadi seorang pemimpin yang kuat, cerdas, dan pemberani.
Pernikahan Teuku Umar tidak sekali dilakukan. Ketika umurnya sudah menginjak usia 20 tahun, Teuku Umar menikah dengan Nyak Sofiah, anak Uleebalang Glumpang. Untuk meningkatkan derajat dirinya, Teuku Umar kemudian menikah lagi dengan Nyak Malighai, puteri dari Panglima Sagi XXV Mukim. Sejak saat itu, ia mulai menggunakan gelar Teuku. Pada tahun 1880, Teuku Umar menikahi janda Cut Nyak Dien, puteri pamannya. Sebenarnya Cut Nyak Dien sudah mempunyai suami (Teuku Ibrahim Lamnga) tapi telah meninggal dunia pada Juni 1978 dalam peperangan melawan Belanda di Gle Tarun. Setelah itu, Cut Nyak Dien bertemu dan jatuh cinta dengan Teuku Umar. Keduanya kemudian berjuang bersama melancarkan serangan terhadap pos-pos Belanda di Krueng. Hasil perkawinan keduanya adalah anak perempuan bernama Cut Gambang yang lahir di tempat pengungsian karena orang tuanya tengah berjuang dalam medan tempur.
Belanda sempat berdamai dengan pasukan Teuku Umar pada tahun 1883. Satu tahun kemudian (tahun 1884) pecah kembali perang di antara keduanya. Pada tahun 1893, Teuku Umar kemudian mencari strategi bagaimana dirinya dapat memperoleh senjata dari pihak musuh (Belanda). Akhirnya, Teuku Umar berpura-pura menjadi antek (kaki tangan) Belanda. Istrinya, Cut Nyak Dien pernah sempat bingung, malu, dan marah atas keputusan suaminya itu. Gubernur Van Teijn pada saat itu juga bermaksud memanfaatkan Teuku Umar sebagai cara untuk merebut hati rakyat Aceh. Teuku Umar kemudian masuk dinas militer. Atas keterlibatan tersebut, pada 1 Januari 1894, Teuku Umar sempat dianugerahi gelar Johan Pahlawan dan diizinkan untuk membentuk legium pasukan sendiri yang berjumlah 250 tentara dengan senjata lengkap.
Saat bergabung dengan Belanda, Teuku Umar sebenarnya pernah menundukkan pos-pos pertahanan Aceh. Peperangan tersebut dilakukan Teuku Umar secara pura-pura. Sebab, sebelumnya Teuku Umar telah memberitahukan terlebih dahulu kepada para pejuang Aceh. Sebagai kompensasi atas keberhasilannya itu, pemintaan Teuku Umar untuk menambah 17 orang panglima dan 120 orang prajurit, termasuk seorang Pangleot sebagai tangan kanannya akhirnya dikabulkan oleh Gubernur Deykerhorf yang menggantikan Gubernur Ban Teijn.
Pada tanggal 30 Maret 1896, Teuku Umar kemudian keluar dari dinas militer Belanda dengan membawa pasukannya beserta 800 pucuk senjata, 25.000 butir peluru, 500 kg amunisi, dan uang 18.000 dollar. Dengan kekuatan yang semakin bertambah, Teuku Umar bersama 15 orang berbalik kembali membela rakyat Aceh. Siasat dan strategi perang yang amat lihai tersebut dimaksudkan untuk mengelabuhi kekuatan Belanda pada saat itu yang amat kuat dan sangat sukar ditaklukkan. Pada saat itu, perjuangan Teuku Umar mendapat dukungan dari Teuku Panglima Polem Muhammad Daud yang bersama 400 orang ikut menghadapi serangan Belanda. Dalam pertempuran tersebut, sebanyak 25 orang tewas dan 190 orang luka-luka di pihak Belanda.
Gubernur Deykerhorf merasa tersakiti dengan siasat yang dilakukan Teuku Umar. Van Heutsz diperintahkan agar mengerahkan pasukan secara besar-besaran untuk menangkap Teuku Umar. Serangan secara mendadak ke daerah Melaboh menyebabkan Teuku Umar tertembak dan gugur dalam medan perang, yaitu di Kampung Mugo, pedalaman Meulaboh pada tanggal10 Februari 1899.
2. Pemikiran
Sejak kecil, Teuku Umar sebenarnya memiliki pemikiran yang kerap sulit dipahami oleh teman-temannya. Ketika beranjak dewasa pun pemikirannya juga masih sulit dipahami. Sebagaimana telah diulas di atas bahwa taktik Teuku Umar yang berpura-pura menjadi antek Belanda adalah sebagai bentuk “kerumitan” pemikiran dalam dirinya. Beragam tafsir muncul dalam memahami pemikiran Teuku Umar tentang taktik kepura-puraan tersebut. Meski demikian, yang pasti bahwa taktik dan strategi tersebut dinilai sangat jitu dalam menghadapi gempuran kolonial Belanda yang memiliki pasukan serta senjata sangat lengkap. Teuku Umar memandang bahwa “cara yang negatif” boleh-boleh saja dilakukan asalkan untuk mencapai “tujuan yang positif”. Jika dirunut pada konteks pemikiran kontemporer, pemikiran seperti itu kedengarannya lebih dekat dengan komunisme yang juga menghalalkan segala cara. Semangat perjuangan Teuku Umar dalam menghadapi kolonialisme Belanda yang pada akhirnya mendorong pemikiran semacam itu.
3. Karya
Karya Teuku Umar dapat berupa keberhasilan dirinya dalam menghadapi musuh. Sebagai contoh, pada tanggal 14 Juni 1886, Teuku Umar pernah menyerang kapal Hok Centon, milik Belanda. Kapal tersebut berhasil dikuasai pasukan Teuku Umar. Nahkoda kapalnya, Hans (asal Denmark) tewas dan kapal diserahkan kepada Belanda dengan meminta tebusan sebesar 25.000 ringgit. Keberanian tersebut sangat dikagumi oleh rakyat Aceh. Karya yang lain adalah berupa keberhasilan Teuku Umar ketika mendapatkan banyak senjata sebagai hasil dari pengkhianatan dirinya terhadap Belanda.
4. Penghargaan
Berdasarkan SK Presiden No. 087/TK/1973 tanggal 6 November 1973, Teuku Umar dianugerahi gelar Pahlawan Nasional. Nama Teuku Umar juga diabadikan sebagai nama jalan di sejumlah daerah di tanah air, salah satunya yang terkenal adalah terletak di Menteng, Jakarta Pusat. Selain itu, namanya juga diabadikan sebagai nama sebuah lapangan di Meulaboh, Aceh Barat.
Ketika perang aceh meletus pada 1873 Teuku Umar ikut serta berjuang bersama pejuang-pejuang Aceh lainnya, padahal umurnya baru menginjak19 tahun. Mulanya ia berjuang di kampungnya sendiri yang kemudian dilanjukan ke Aceh Barat. Pada umur ini, Teuku Umar juga sudah diangkat sebagai keuchik (kepala desa) di daerah Daya Meulaboh.
Kepribadiaan Teuku Umar sejak kecil dikenal sebagai anak yang cerdas, pemberani, dan kadang suka berkelahi dengan teman-teman sebayanya. Ia juga memiliki sifat yang keras dan pantang menyerah dalam menghadapi segala persoalan. Teuku Umar tidak pernah mendapakan pendidikan formal. Meski demikian, ia mampu menjadi seorang pemimpin yang kuat, cerdas, dan pemberani.
Pernikahan Teuku Umar tidak sekali dilakukan. Ketika umurnya sudah menginjak usia 20 tahun, Teuku Umar menikah dengan Nyak Sofiah, anak Uleebalang Glumpang. Untuk meningkatkan derajat dirinya, Teuku Umar kemudian menikah lagi dengan Nyak Malighai, puteri dari Panglima Sagi XXV Mukim. Sejak saat itu, ia mulai menggunakan gelar Teuku. Pada tahun 1880, Teuku Umar menikahi janda Cut Nyak Dien, puteri pamannya. Sebenarnya Cut Nyak Dien sudah mempunyai suami (Teuku Ibrahim Lamnga) tapi telah meninggal dunia pada Juni 1978 dalam peperangan melawan Belanda di Gle Tarun. Setelah itu, Cut Nyak Dien bertemu dan jatuh cinta dengan Teuku Umar. Keduanya kemudian berjuang bersama melancarkan serangan terhadap pos-pos Belanda di Krueng. Hasil perkawinan keduanya adalah anak perempuan bernama Cut Gambang yang lahir di tempat pengungsian karena orang tuanya tengah berjuang dalam medan tempur.
Belanda sempat berdamai dengan pasukan Teuku Umar pada tahun 1883. Satu tahun kemudian (tahun 1884) pecah kembali perang di antara keduanya. Pada tahun 1893, Teuku Umar kemudian mencari strategi bagaimana dirinya dapat memperoleh senjata dari pihak musuh (Belanda). Akhirnya, Teuku Umar berpura-pura menjadi antek (kaki tangan) Belanda. Istrinya, Cut Nyak Dien pernah sempat bingung, malu, dan marah atas keputusan suaminya itu. Gubernur Van Teijn pada saat itu juga bermaksud memanfaatkan Teuku Umar sebagai cara untuk merebut hati rakyat Aceh. Teuku Umar kemudian masuk dinas militer. Atas keterlibatan tersebut, pada 1 Januari 1894, Teuku Umar sempat dianugerahi gelar Johan Pahlawan dan diizinkan untuk membentuk legium pasukan sendiri yang berjumlah 250 tentara dengan senjata lengkap.
Saat bergabung dengan Belanda, Teuku Umar sebenarnya pernah menundukkan pos-pos pertahanan Aceh. Peperangan tersebut dilakukan Teuku Umar secara pura-pura. Sebab, sebelumnya Teuku Umar telah memberitahukan terlebih dahulu kepada para pejuang Aceh. Sebagai kompensasi atas keberhasilannya itu, pemintaan Teuku Umar untuk menambah 17 orang panglima dan 120 orang prajurit, termasuk seorang Pangleot sebagai tangan kanannya akhirnya dikabulkan oleh Gubernur Deykerhorf yang menggantikan Gubernur Ban Teijn.
Pada tanggal 30 Maret 1896, Teuku Umar kemudian keluar dari dinas militer Belanda dengan membawa pasukannya beserta 800 pucuk senjata, 25.000 butir peluru, 500 kg amunisi, dan uang 18.000 dollar. Dengan kekuatan yang semakin bertambah, Teuku Umar bersama 15 orang berbalik kembali membela rakyat Aceh. Siasat dan strategi perang yang amat lihai tersebut dimaksudkan untuk mengelabuhi kekuatan Belanda pada saat itu yang amat kuat dan sangat sukar ditaklukkan. Pada saat itu, perjuangan Teuku Umar mendapat dukungan dari Teuku Panglima Polem Muhammad Daud yang bersama 400 orang ikut menghadapi serangan Belanda. Dalam pertempuran tersebut, sebanyak 25 orang tewas dan 190 orang luka-luka di pihak Belanda.
Gubernur Deykerhorf merasa tersakiti dengan siasat yang dilakukan Teuku Umar. Van Heutsz diperintahkan agar mengerahkan pasukan secara besar-besaran untuk menangkap Teuku Umar. Serangan secara mendadak ke daerah Melaboh menyebabkan Teuku Umar tertembak dan gugur dalam medan perang, yaitu di Kampung Mugo, pedalaman Meulaboh pada tanggal10 Februari 1899.
2. Pemikiran
Sejak kecil, Teuku Umar sebenarnya memiliki pemikiran yang kerap sulit dipahami oleh teman-temannya. Ketika beranjak dewasa pun pemikirannya juga masih sulit dipahami. Sebagaimana telah diulas di atas bahwa taktik Teuku Umar yang berpura-pura menjadi antek Belanda adalah sebagai bentuk “kerumitan” pemikiran dalam dirinya. Beragam tafsir muncul dalam memahami pemikiran Teuku Umar tentang taktik kepura-puraan tersebut. Meski demikian, yang pasti bahwa taktik dan strategi tersebut dinilai sangat jitu dalam menghadapi gempuran kolonial Belanda yang memiliki pasukan serta senjata sangat lengkap. Teuku Umar memandang bahwa “cara yang negatif” boleh-boleh saja dilakukan asalkan untuk mencapai “tujuan yang positif”. Jika dirunut pada konteks pemikiran kontemporer, pemikiran seperti itu kedengarannya lebih dekat dengan komunisme yang juga menghalalkan segala cara. Semangat perjuangan Teuku Umar dalam menghadapi kolonialisme Belanda yang pada akhirnya mendorong pemikiran semacam itu.
3. Karya
Karya Teuku Umar dapat berupa keberhasilan dirinya dalam menghadapi musuh. Sebagai contoh, pada tanggal 14 Juni 1886, Teuku Umar pernah menyerang kapal Hok Centon, milik Belanda. Kapal tersebut berhasil dikuasai pasukan Teuku Umar. Nahkoda kapalnya, Hans (asal Denmark) tewas dan kapal diserahkan kepada Belanda dengan meminta tebusan sebesar 25.000 ringgit. Keberanian tersebut sangat dikagumi oleh rakyat Aceh. Karya yang lain adalah berupa keberhasilan Teuku Umar ketika mendapatkan banyak senjata sebagai hasil dari pengkhianatan dirinya terhadap Belanda.
4. Penghargaan
Berdasarkan SK Presiden No. 087/TK/1973 tanggal 6 November 1973, Teuku Umar dianugerahi gelar Pahlawan Nasional. Nama Teuku Umar juga diabadikan sebagai nama jalan di sejumlah daerah di tanah air, salah satunya yang terkenal adalah terletak di Menteng, Jakarta Pusat. Selain itu, namanya juga diabadikan sebagai nama sebuah lapangan di Meulaboh, Aceh Barat.
all about kimia :D
http://translate.google.co.id/translate?hl=id&langpair=en|id&u=http://www.purchon.com/chemistry/ions.htm
Sabtu, 22 Januari 2011
PKN
PERESTASI DIRI
A.Prestasi bagi bangsa keunggulan bangsa
Setiap manusia adapun propesinya tentu akan mempunyai keinginan untuk berpretasi,oleh karena itu dengan berprestsi seseorang dapa menilai apakah dirinya sudah berhasil mencapai tujuan hidupnya atau tidak,juga untuk menjaga nama baik bangsa dan Negara jika memang bisa pengertian prestasi yaitu hasil yang telah di capai ,dilakukan,diperoleh dan di kerjakan.
B.HUBUNGAN POTENSI DIRI DAN PRESTASI DIRI UNTUK BERPESTASI SESUAI KEMAMPUAN
Kekuatan yang berupa potensi-potensi diri yang isrimewa menjadi sulit berkembang karena kelemahan –kelemahan yang tidak bisa di kendalikan atau di kelola dengan baik ,yang di magsud potensi adalah kemampuan –kemampuan dan kualitas-kualitas yang di miliki oleh seseorang namun belum di gunakan secara maksimal .
Sedangkan pengertiannya adalah kemampuan
Yang di miliki setiap pribadi(individu)yang mempunyai kemungkinan untuk di kembangkan dalam berprestasi.potensi diri adalah kemanpuan yang terpendam ada diri setiap orang ,setiap orang memilikinya.potensi diri ada yang
Positip dan negatip
Potensi diri seperti:
• Memiliki idealisme
• Dinamis dan kreatip
• Keberanian mengambil resiko
• Optimis dan kegairahan semangat
• Keberanian dan disiplin murni
• Fisik dan kuat dan sehat
• Sikap ksatria
• Terampil dalam menerapkan IPTEK
• Kompetitip
• Daya pikir yang kuat
• Memiliki bakat
Positif dan negative
• Mudah diadu domba
• Kurang berhati-hati
• Emosional
• Kurang percaya diri
• Kurang mempunyai motivasi
C.PERAN SERTA DALAM ERBAGAI AKTIVITAS
UNTUK MUWUJUDKAN PRESTASI DIRI SESUAI KEMAMPUAN
DEMI KEUNGGULULAN BANGSA
Prestasi diri merupakan pewujudan dari bakat dan kemampuan ,dan
akan optimal apabila di kembangkan melalui pendidikan dan pelatihan
Dalam kaitannya anak berbakat di namakan anak lantip Gardner memiliki
Pandangan yang berbeda,ia menyatakan bahwa” keberbakatan” manusia
bukanlah berdasarkan skor tes standar semata,
A.Prestasi bagi bangsa keunggulan bangsa
Setiap manusia adapun propesinya tentu akan mempunyai keinginan untuk berpretasi,oleh karena itu dengan berprestsi seseorang dapa menilai apakah dirinya sudah berhasil mencapai tujuan hidupnya atau tidak,juga untuk menjaga nama baik bangsa dan Negara jika memang bisa pengertian prestasi yaitu hasil yang telah di capai ,dilakukan,diperoleh dan di kerjakan.
B.HUBUNGAN POTENSI DIRI DAN PRESTASI DIRI UNTUK BERPESTASI SESUAI KEMAMPUAN
Kekuatan yang berupa potensi-potensi diri yang isrimewa menjadi sulit berkembang karena kelemahan –kelemahan yang tidak bisa di kendalikan atau di kelola dengan baik ,yang di magsud potensi adalah kemampuan –kemampuan dan kualitas-kualitas yang di miliki oleh seseorang namun belum di gunakan secara maksimal .
Sedangkan pengertiannya adalah kemampuan
Yang di miliki setiap pribadi(individu)yang mempunyai kemungkinan untuk di kembangkan dalam berprestasi.potensi diri adalah kemanpuan yang terpendam ada diri setiap orang ,setiap orang memilikinya.potensi diri ada yang
Positip dan negatip
Potensi diri seperti:
• Memiliki idealisme
• Dinamis dan kreatip
• Keberanian mengambil resiko
• Optimis dan kegairahan semangat
• Keberanian dan disiplin murni
• Fisik dan kuat dan sehat
• Sikap ksatria
• Terampil dalam menerapkan IPTEK
• Kompetitip
• Daya pikir yang kuat
• Memiliki bakat
Positif dan negative
• Mudah diadu domba
• Kurang berhati-hati
• Emosional
• Kurang percaya diri
• Kurang mempunyai motivasi
C.PERAN SERTA DALAM ERBAGAI AKTIVITAS
UNTUK MUWUJUDKAN PRESTASI DIRI SESUAI KEMAMPUAN
DEMI KEUNGGULULAN BANGSA
Prestasi diri merupakan pewujudan dari bakat dan kemampuan ,dan
akan optimal apabila di kembangkan melalui pendidikan dan pelatihan
Dalam kaitannya anak berbakat di namakan anak lantip Gardner memiliki
Pandangan yang berbeda,ia menyatakan bahwa” keberbakatan” manusia
bukanlah berdasarkan skor tes standar semata,
Rabu, 30 Juni 2010
Terotis cinta
Matilah para pemuja cinta,musnahlah para penggila cinta.
Kaburlah peri cinta yang tlah tertusuk oleh panah hitam.
Bangkitlah dewa kegelapan,
Bangunlah dewa pembenci cinta,
Bangkitlah dewa-dewa penghacur cinta,
Singkirkan kata cinta dari kehidupan,
Hilangkan rasa cinta di dunia,
Jauhkan cinta dari kehidupan,
Karena cinta hanya bisa menyakiti jiwa,
Karena cinta adalah sampah,
Sampah kebusukkan yang hanya berisi bualan belakang.
Takkan ada lagi korban yang berjatuhan karena cinta.
Takkan ada lagi manusia yang menangis sia-sia karena cinta.
Takkan ada manusia yang menderita karena cinta.
Karena cinta akan mati,cinta akan hancur,cinta akan pergi dan cinta akan musnah dari kehidupan.
Maka katakanlah penggecut bagi orang yang merasakan cinta,
Kami bukan manusia yang tak pernah merasakan cinta,
Kami bukan manusia yang takluk kepada cinta,
Tapi,kami pernah merasakan cinta,
Kami pernah merasakan sakitnya cinta,
Tak semua akhir cerita cinta berakhir bahagia..
Dulu kami layaknya orang tak berguna kerena cinta,
Tapi,sekarang kamu adalah anak tuhan asuhan setan yang membenci cinta,
Cinta tlah menyakiti kami,
Cinta tlah menghancurkan kami,
Bagi kami cinta tak berharga,
Cinta hanya sampah.
Cinta hanya sesuatu yang membuat kami menderita.
Cinta tak seindah yang di bayangkan.
Tak setimpal dengan pengobanan.
Tak ada kata yang pas untuk cinta selain FUCK for love.
Persetan buat cinta.
Kaburlah peri cinta yang tlah tertusuk oleh panah hitam.
Bangkitlah dewa kegelapan,
Bangunlah dewa pembenci cinta,
Bangkitlah dewa-dewa penghacur cinta,
Singkirkan kata cinta dari kehidupan,
Hilangkan rasa cinta di dunia,
Jauhkan cinta dari kehidupan,
Karena cinta hanya bisa menyakiti jiwa,
Karena cinta adalah sampah,
Sampah kebusukkan yang hanya berisi bualan belakang.
Takkan ada lagi korban yang berjatuhan karena cinta.
Takkan ada lagi manusia yang menangis sia-sia karena cinta.
Takkan ada manusia yang menderita karena cinta.
Karena cinta akan mati,cinta akan hancur,cinta akan pergi dan cinta akan musnah dari kehidupan.
Maka katakanlah penggecut bagi orang yang merasakan cinta,
Kami bukan manusia yang tak pernah merasakan cinta,
Kami bukan manusia yang takluk kepada cinta,
Tapi,kami pernah merasakan cinta,
Kami pernah merasakan sakitnya cinta,
Tak semua akhir cerita cinta berakhir bahagia..
Dulu kami layaknya orang tak berguna kerena cinta,
Tapi,sekarang kamu adalah anak tuhan asuhan setan yang membenci cinta,
Cinta tlah menyakiti kami,
Cinta tlah menghancurkan kami,
Bagi kami cinta tak berharga,
Cinta hanya sampah.
Cinta hanya sesuatu yang membuat kami menderita.
Cinta tak seindah yang di bayangkan.
Tak setimpal dengan pengobanan.
Tak ada kata yang pas untuk cinta selain FUCK for love.
Persetan buat cinta.
Penyataan cinta
Sebuah kata-kata yang ingin selalu ku ucap,sesuatu yang selalu inginku rasakan,entah mengapa rasa ini tak bisa hilang,
entah mengapa ku tak bisa membencimu?
semakin ku membencimu semakin aku mencintaimu,
semakin ku melupakanmu semakin sering bayanganmu muncul di benakku,
Aku cinta padamu,entah berapa ribu kali ku berkata itu padamu,
Aku sayang kamu,entah berapa besar rasa itu ada di dalam hati kecilku.
Ku unggapkan rasa ini kepadamu,agar kau tahu bahwa aku selalu mencintaimu,
Bawalah aku dan cintaku ke dalam mimpi indahmu,
Meski ku sadar itu hanya mimpi,tapi tak apa asal aku selalu denganmu,aku merasakan bahagia yang tak terhingga saat kau di sampingku,menyapaku,dan ku berharap kau berkata bahwa kau mencintaiku,seperti aku yang mencintaimu,
Akan ku beri segalanya,sebuah cinta yang tanpa akhirnya dan hanya ku berikan padamu. Seharusnya ini adalah awal yang indah bagiku saat kau pun membalas cintaku.
Aku merasakan getaran yang tak pernah ku rasakan setelah ku melihatmu.Wajahmu selalu ada di pikiranku,Tingkahmu selalu membuat ku tertawa geli.
Rasa suka ini tlah membuatku tersenyum,
Rasa cinta ini tlah membuatku bahagia,
Rasa sayang ini akan menjaga dan menemanimu saat kau merasakan sepi,dan kau akan terjaga saat kau di sakiti.
entah mengapa ku tak bisa membencimu?
semakin ku membencimu semakin aku mencintaimu,
semakin ku melupakanmu semakin sering bayanganmu muncul di benakku,
Aku cinta padamu,entah berapa ribu kali ku berkata itu padamu,
Aku sayang kamu,entah berapa besar rasa itu ada di dalam hati kecilku.
Ku unggapkan rasa ini kepadamu,agar kau tahu bahwa aku selalu mencintaimu,
Bawalah aku dan cintaku ke dalam mimpi indahmu,
Meski ku sadar itu hanya mimpi,tapi tak apa asal aku selalu denganmu,aku merasakan bahagia yang tak terhingga saat kau di sampingku,menyapaku,dan ku berharap kau berkata bahwa kau mencintaiku,seperti aku yang mencintaimu,
Akan ku beri segalanya,sebuah cinta yang tanpa akhirnya dan hanya ku berikan padamu. Seharusnya ini adalah awal yang indah bagiku saat kau pun membalas cintaku.
Aku merasakan getaran yang tak pernah ku rasakan setelah ku melihatmu.Wajahmu selalu ada di pikiranku,Tingkahmu selalu membuat ku tertawa geli.
Rasa suka ini tlah membuatku tersenyum,
Rasa cinta ini tlah membuatku bahagia,
Rasa sayang ini akan menjaga dan menemanimu saat kau merasakan sepi,dan kau akan terjaga saat kau di sakiti.
Cinta Sejati
Jika aku di takdirkan menjadi orang yang selalu sakit hati…
Mengapa harus kamu seseorang yang membuat ku sakit hati???
Jika aku di takdirkan menjadi orang yang hina…
Mengapa harus kamu yang menghinaku???
Jika aku di takdirkan menjadi yang selalu di sakiti
Mengapa harus kamu yang menyakitiku??
Taukah kamu jika itu benar-benar terjadi padaku aku tak ingin kamu yang melakukaknya padaku..
Karena harus kau tahu aku selalu mencintaimu,jika kau yang melakukannya hatiku hancur berkeping-keping.
Kau adalah sebagian dari hidupku,meski ku tahu kau tak pantas denganku,tak pantas di sampingku,tak layak menyapaku,tak layak tersenyum ramah padaku.
Meski cinta ini tak sampai,meski pengorbanan ini tak kau rasakan,meski perjuangan ku tak pernah kau hiraukan.
Aku ingin selalu begini,
lebih baik kau seperti tak mengenalku daripada kau mengenalku tetapi cepat melupakkanku,
lebih baik kau acuh padaku daripada kau peduli padaku lalu meninggalkanku,
lebih baik kau dengan orang yang kau cinta daripada kau denganku lalu kau pergi meninggalkanku dan tak kembali untukku.
Meski sakit hati ini saat kau bersamanya,
Meski perih hati ini saat kau di sampingnya,
Meski hatiku tak pernah rela kau dengannya.
Tapi,dengarkanlah aku..
Aku akan mencintaimu selamanya.
Mengapa harus kamu seseorang yang membuat ku sakit hati???
Jika aku di takdirkan menjadi orang yang hina…
Mengapa harus kamu yang menghinaku???
Jika aku di takdirkan menjadi yang selalu di sakiti
Mengapa harus kamu yang menyakitiku??
Taukah kamu jika itu benar-benar terjadi padaku aku tak ingin kamu yang melakukaknya padaku..
Karena harus kau tahu aku selalu mencintaimu,jika kau yang melakukannya hatiku hancur berkeping-keping.
Kau adalah sebagian dari hidupku,meski ku tahu kau tak pantas denganku,tak pantas di sampingku,tak layak menyapaku,tak layak tersenyum ramah padaku.
Meski cinta ini tak sampai,meski pengorbanan ini tak kau rasakan,meski perjuangan ku tak pernah kau hiraukan.
Aku ingin selalu begini,
lebih baik kau seperti tak mengenalku daripada kau mengenalku tetapi cepat melupakkanku,
lebih baik kau acuh padaku daripada kau peduli padaku lalu meninggalkanku,
lebih baik kau dengan orang yang kau cinta daripada kau denganku lalu kau pergi meninggalkanku dan tak kembali untukku.
Meski sakit hati ini saat kau bersamanya,
Meski perih hati ini saat kau di sampingnya,
Meski hatiku tak pernah rela kau dengannya.
Tapi,dengarkanlah aku..
Aku akan mencintaimu selamanya.
Langganan:
Postingan (Atom)